![]() |
| Suasana Kajian Peringatan Isra Mikraj bersama Ustadz Rifqy di MBS Trenggalek/foto: Dok. |
MBSMU.com — Suasana khidmat terasa di Masjid Baitul Arqom Kampus Putra Muhammadiyah Boarding School (MBS) Trenggalek, Pogalan pada Ahad (18/01/2026). Ratusan santri mengikuti kajian dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Ustadz Rifky Ja’far Thalib, Lc.
Kajian tersebut diawali dengan sambutan dari Ustadz Anang Wahid Cahyono, Lc., M.H.I., Direktur MBS Trenggalek, beliau mengawali dengan bercerita tentang peninggalan Ustadz Rifky di Banjarnegara.
“Beliau bukan hanya sekedar da’i, biasanya kalo da’i itu bisanya hanya mengajak dan berorasi tetapi tidak dengan beliau. Kemarin saya ke Banjarnegara itu melihat juga peninggalan jejak beliau yaitu dibangunnya Gedung TPQ 3 lantai,” Jelas Ustadz Anang.
Ustadz Rifky mengawali tausiyahnya dengan menceritakan disaat beliau menjadi santri selama 14 tahun dan menceritakan bahwa Imam Bukhori memiliki 1000 guru. Kemudian beliau memberikan cerita tentang kejadian awal menentukan hasil akhir, yang pertama adalah kisah Nabi Musa Alaihi Salam dengan Fir’aun dan yang kedua adalah tentang Nabi Yusuf Alaihi Salam yang dibeli oleh Raja Mesir.
Kemudian beliau juga bercerita tentang Imam Syafi’i yang digendong oleh ibunya dari Palestina menuju Kota Mekah untuk mencari ilmu. Ketika Imam Syafi’i akan berangkat menuju Kota Madinah, ibunya memberikan 2 nasehat. Pertama, wahai anakku, tidak ada pertemuan setelah hari ini kecuali pertemuan di surga. Kedua, Wahai anakku, kalaupun ditakdirkan oleh Allah kamu akan pulang, jangan pulang kecuali yang engkau bawa hanya ilmu.
Kemudian beliau memberikan nasihat kepada para santriwan dan santriwati MBS Trenggalek supaya fokus untuk mencari ilmu dan kajian itu ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Ustadz Rifky. [Tim Redaksi]

COMMENTS