![]() |
| MBS Trenggalek Jadi Pusat Kegiatan Hari Gizi Nasional ke-66/ foto: Agung |
MBSMU.com — Muhammadiyah Boarding School (MBS) Trenggalek menjadi pusat pelaksanaan kegiatan edukasi gizi dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HGN yang diperingati secara nasional setiap 25 Januari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak nasional yang mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”. Di Kabupaten Trenggalek, terdapat 11 sekolah yang terlibat dalam peringatan Hari Gizi Nasional, dengan MBS Trenggalek ditetapkan sebagai salah satu pusat kegiatan. Pelaksanaan serentak ini juga tercatat dalam agenda nasional.
![]() |
| Foto bersama di akhir kegiatan peringatan Hari Gizi Nasioanal/foto: Agung |
Rangkaian kegiatan di MBS Trenggalek meliputi edukasi gizi seimbang, edukasi pola hidup sehat, serta edukasi kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Ketua Instalasi Gizi RSUD Kabupaten Trenggalek, serta jajaran pimpinan dan guru MBS Trenggalek.
![]() |
| Ketua PERSAGI DPC Trenggalek, Rio Ardi Virgianto, S.Gz. (baju batik biru), saat menyampaikann edukasi gizi kepada Santri MBS Trenggalek/foto: Agung |
Ketua PERSAGI DPC Trenggalek, Rio Ardi Virgianto, S.Gz., menyampaikan bahwa edukasi gizi sangat penting bagi peserta didik karena berkaitan langsung dengan kesehatan fisik, kesehatan mental, serta pertumbuhan dan perkembangan otak. Ia berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pondok pesantren.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, dr. Sunarto, dalam sambutan dan arahannya menekankan bahwa seluruh organ tubuh manusia saling berkaitan dan membutuhkan asupan gizi yang seimbang. Ia mengingatkan pentingnya pola makan teratur tiga kali sehari serta kebiasaan sarapan pagi.
“Jika lambung tidak diisi secara teratur, asam lambung dapat meningkat dan berdampak pada kesehatan organ lainnya. Sarapan pagi sangat penting karena glukosa dibutuhkan oleh otak untuk berpikir dan beraktivitas,” jelasnya.
![]() |
| Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, dr. Sunarto (kemeja putih), saat menyamapaikan sambutan dan arahan/foto:Agung |
Menurutnya, pola makan sehat harus mencakup makanan pokok, seperti: nasi, lauk pauk berupa protein dan sayur, dan buah. Kebiasaan ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Trenggalek.
Pihak MBS Trenggalek menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ustadz Arifin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek dan PERSAGI atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada MBS Trenggalek sebagai pusat kegiatan Hari Gizi Nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat guna mendukung kesehatan, perkembangan fisik, serta kemampuan berpikir secara optimal menuju generasi emas Indonesia 2045. [Tim Redaksi]




COMMENTS